Persiapan Muktamar Muhammadiyah ke-49 terus menunjukkan kemajuan signifikan seiring pembangunan UMSU Tower yang kini telah memasuki tahap pengerjaan konstruksi. Proyek yang digagas sejak akhir 2024 ini disiapkan menjadi pusat kegiatan sekaligus lambang representasi kemajuan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara di kancah nasional.
Progres Pembangunan UMSU Tower Menuju Muktamar 2027
Pembangunan UMSU Tower resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama yang dilakukan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, pada Desember 2024. Berbeda dari rencana awal yang berlokasi di kampus utama Jalan Muchtar Basri, lokasi pembangunan akhirnya dipindahkan ke lahan yang lebih luas di Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Perubahan lokasi ini dilakukan mengingat kampus utama UMSU yang hanya seluas empat hektare dinilai sudah padat oleh berbagai fasilitas, mulai dari gedung kuliah, auditorium, masjid, hingga rumah susun mahasiswa.
Proyek yang menelan biaya sekitar Rp 351 miliar ini dirancang terdiri dari dua bangunan utama, yaitu tower setinggi 17 lantai dan Dome Berkemajuan dengan kapasitas hingga 6.000 kursi. Kedua bangunan tersebut nantinya menyatu sebagai satu kesatuan agar penggunaan lahan lebih efisien. Desain bangunan turut mempertahankan unsur budaya lokal Sumatera Utara, seperti Melayu, Mandailing, Batak, dan Padang, serta menggunakan material yang ramah lingkungan.
Berdasarkan keterangan terbaru dari pihak UMSU, progres pembangunan hingga pertengahan 2025 telah mencapai sekitar 20 persen. Proyek ini ditargetkan rampung pada Juli 2027, sejalan dengan jadwal pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-49. Rektor UMSU, Agussani, menegaskan bahwa pengerjaan dilakukan secara intensif tanpa mengenal waktu demi memastikan bangunan siap digunakan tepat waktu.
Pembangunan ini juga mendapat pendampingan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang berperan membantu proses perencanaan desain, pelaksanaan, hingga evaluasi teknis di lapangan. Kolaborasi antarperguruan tinggi Muhammadiyah ini dinilai memperkuat soliditas tim dalam menuntaskan proyek besar tersebut.
Setelah Muktamar ke-49 selesai digelar, UMSU Tower beserta Dome Berkemajuan direncanakan akan beralih fungsi menjadi kampus terpadu UMSU yang juga terbuka untuk masyarakat umum. Keberadaan kompleks ini diharapkan turut mendorong roda perekonomian masyarakat sekitar sekaligus memperkuat posisi UMSU sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah dengan reputasi unggul di tingkat nasional maupun internasional.
Penunjukan Sumatera Utara sebagai tuan rumah Muktamar ke-49 sendiri merupakan hasil rapat pleno PP Muhammadiyah yang telah ditetapkan sejak akhir 2023. Dengan progres pembangunan yang terus dipantau langsung oleh jajaran PP Muhammadiyah, UMSU Tower diyakini dapat rampung sesuai jadwal dan siap menyambut ribuan peserta Muktamar dari seluruh Indonesia pada 2027 mendatang.






