Thursday, September 10, 2026
  • id
    • ar
    • en
    • id
Muktamar Muhammadiyah 49
  • Home
  • KABAR
  • OPINI
  • HUKUM ISLAM
  • MEDIA
  • SEJARAH
  • TOKOH
No Result
View All Result
  • Login
Muktamar Muhammadiyah 49
  • Home
  • KABAR
  • OPINI
  • HUKUM ISLAM
  • MEDIA
  • SEJARAH
  • TOKOH
No Result
View All Result
Muktamar Muhammadiyah 49
No Result
View All Result
Home Tokoh

Kyai Haji Ibrahim, Ketua Muhammadiyah di Era Tahun 1923 hingga 1933

Admin Website by Admin Website
2 years ago
in Tokoh
Reading Time: 2 mins read
A A
Kyai Haji Ibrahim, Ketua Muhammadiyah di Era Tahun 1923 hingga 1933

Kyai Haji Ibrahim, Ketua Muhammadiyah di Era Tahun 1923 hingga 1933

Kyai Haji Ibrahim, Ketua Muhammadiyah di Era Tahun 1923 hingga 1933

K.H. Ibrahim lahir di Yogyakarta, tepatnya di Kauman pada tanggal 7 Mei tahun 1874. Ia merupakan putra dari K.H. Fadlil Rachmaningrat, yang merupakan seorang penghulu hakim kesultanan Yogyakarta pada zaman kesultanan Hamengkubuwono ke VII ORGE (Soedja; 1933:227). K.H. Ibrahim mempersunting Siti Moechidah binti Abdulrahman alias Djojotaruno pada tahun 1904 (Soeja; 1933:228).

Namun, pernikahan mereka tidak berlangsung lama sebab istrinya meninggal dunia terlebih dahulu. Tidak lama dari situasi itu, K.H. Ibrahim kembali mempersunting seorang wanita, yang tidak lain adalah adik kandung dari alm. Ibu Moechidah, yaitu ibu Moesinah binti K.H. Abdulrahman. K.H. Ibrahim juga merupakan adik kandung dari Nyai Ahmad Dahlan.

Kyai Haji Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, sebelum wafat, memberikan pesan penting kepada para sahabatnya untuk menyerahkan kepemimpinan Muhammadiyah kepada Kyai Haji Ibrahim, adik iparnya. Pada awalnya, Kyai Haji Ibrahim merasa tidak sanggup menerima tanggung jawab yang begitu besar. Namun, atas desakan dari para sahabatnya agar wasiat pendiri Muhammadiyah dapat terlaksana, akhirnya ia menerima amanah tersebut.

Pada bulan Maret 1923, dalam Rapat Tahunan Muhammadiyah, Kyai Haji Ibrahim diangkat secara resmi sebagai Ketua Muhammadiyah (Voorzitter Hoofdbestuur Moehammadijah Hindia Timur), menandai dimulainya kepemimpinannya yang penuh tantangan di organisasi tersebut.

Masa kecil Kyai Haji Ibrahim dipenuhi dengan pendidikan agama yang diajarkan langsung oleh orang tuanya. Ia mulai belajar Al-Qur’an sejak usia 5 tahun, kemudian memperdalam ilmu agama di bawah bimbingan kakaknya, Kyai Haji M. Nur. Pada usia 17 tahun, Ibrahim berangkat ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji dan menuntut ilmu selama 7-8 tahun. Sekembalinya ke tanah air pada tahun 1902, ia disambut hangat oleh masyarakat yang berduyun-duyun ingin berguru padanya.

Kyai Haji Ibrahim dikenal sebagai ulama besar dengan pengetahuan yang mendalam, hafidh (penghafal) Al-Qur’an, dan ahli qira’ah. Kepiawaiannya dalam berbahasa Arab sangat mengesankan banyak orang, termasuk saat ia memberikan pidato pembukaan Kongres Muhammadiyah ke-19 di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada tahun 1939, dalam bahasa Arab yang fasih.

Sumber informasi dikutip dari laman: muhammadiyah.or.id.

Tags: Ketua Muhammadiya 1923Ketua Muhammadiya1933Kyai Haji Ibrahimmuhammadiyah
ShareTweetPin
Previous Post

Pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah ke-49 di Sumut Tahun 2027, Pj Gubernur Nyatakan Siap Beri Dukungan

Next Post

Peran K.H. Hisyam sebagai Ketua Muhammadiyah: Kepemimpinan Visioner 1934-1936

Next Post
Peran K.H. Hisyam sebagai Ketua Muhammadiyah: Kepemimpinan Visioner 1934-1936

Peran K.H. Hisyam sebagai Ketua Muhammadiyah: Kepemimpinan Visioner 1934-1936

Mengenal Ki Bagus Hadikusuma, Ketua Muhammadiyah Sejak 1944-1953

Mengenal Ki Bagus Hadikusuma, Ketua Muhammadiyah Sejak 1944-1953

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

POPULER

PP Muhammadiyah Tetapkan Rektor UMSU Pimpin Panitia Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Medan
Artikel

PP Muhammadiyah Tetapkan Rektor UMSU Pimpin Panitia Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Medan

September 10, 2026
Sumut Bersiap Sukseskan Muktamar Muhammadiyah ke-49, Diharapkan Jadi yang Terbaik
Artikel

Sumut Bersiap Sukseskan Muktamar Muhammadiyah ke-49, Diharapkan Jadi yang Terbaik

September 10, 2026
Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah, Pemko Siantar Siap Berikan Dukungan Penuh
Artikel

Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah, Pemko Siantar Siap Berikan Dukungan Penuh

September 9, 2026
Muktamar Muhammadiyah ke-49 di UMSU Siap Menarik Perhatian Dunia
Uncategorized

Muktamar Muhammadiyah ke-49 di UMSU Siap Menarik Perhatian Dunia

September 9, 2026
Facebook X-twitter Instagram Youtube Tiktok

Kategori

Kabar

Tentang

Sejarah

Layanan

Informasi

Ekosistem

M-ID

Informasi

Kontak

© 2024 Muktamar Muhammadiyah

No Result
View All Result
  • Home
  • KABAR
  • OPINI
  • HUKUM ISLAM
  • MEDIA
  • SEJARAH
  • TOKOH

© 2024 Muktamar Muhammadiyah 49

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In