Pembangunan venue Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan diharapkan tidak hanya menjadi bangunan atau monumen fisik. Fasilitas yang disiapkan tersebut diharapkan mampu menjadi simbol kemajuan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Sumatera Utara.
Harapan itu disampaikan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agung Danarto, saat menghadiri pembukaan Darul Arqam Wilayah yang digelar Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara di Simalungun, Kamis (9/7).
Dalam kesempatan tersebut, Agung memastikan pembukaan Muktamar ke-49 Muhammadiyah akan dilaksanakan di Stadion Teladan, Kota Medan. Agenda tersebut nantinya akan dihadiri peserta, anggota muktamar, serta penggembira dari berbagai daerah.
Menurut Agung, kehadiran ribuan orang dalam pelaksanaan Muktamar di Sumatera Utara diharapkan turut memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Perputaran ekonomi di sektor perdagangan, jasa, hingga pariwisata dinilai dapat ikut meningkat selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Karena itu, Agung meminta jajaran Muhammadiyah di Sumatera Utara mempersiapkan diri sejak dini. Penguatan kaderisasi melalui Baitul Arqam di tingkat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan jenjang di bawahnya menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan.
Agung juga berharap Muktamar ke-49 dapat meninggalkan sejumlah monumen yang memiliki nilai manfaat dan dikenang dalam jangka panjang. Ia mencatat, beberapa pelaksanaan Muktamar sebelumnya selalu menghasilkan fasilitas penting yang menjadi simbol kemajuan Muhammadiyah.
Sejumlah fasilitas tersebut antara lain Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Muktamar ke-45, Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Muktamar ke-46, Menara Iqra’ Universitas Muhammadiyah Makassar pada Muktamar ke-47, serta Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Muktamar ke-48.
Sementara untuk Muktamar ke-49, Auditorium Berkemajuan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dipersiapkan sebagai salah satu fasilitas penting. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi bagian dari warisan kemajuan Muhammadiyah di Sumatera Utara.
Ketua PWM Sumatera Utara, Hasyimsyah Nasution, turut mengajak para penggembira yang datang untuk menikmati berbagai destinasi wisata di Sumatera Utara. Salah satu kawasan yang direkomendasikan adalah Simalungun.
Dengan demikian, pelaksanaan Muktamar ke-49 di Sumatera Utara diharapkan tidak hanya sukses sebagai agenda organisasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat potensi daerah.





