Pembangunan fasilitas yang dipersiapkan sebagai venue Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mendapat perhatian positif dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.
Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, melihat langsung perkembangan pembangunan tersebut saat melakukan kunjungan ke UMSU pada Ahad (28/12). Ia menilai perubahan kawasan pembangunan dalam kurun waktu yang relatif singkat menunjukkan adanya kemajuan yang signifikan.
Menurut Sayuti, pembangunan venue tersebut memiliki arti penting bukan hanya bagi Muhammadiyah, tetapi juga bagi Sumatera Utara. Keberadaan fasilitas yang dipersiapkan untuk agenda nasional tersebut dinilai dapat menjadi salah satu catatan penting dalam perkembangan Muhammadiyah di daerah.
Perkembangan Berbeda dari Kunjungan Sebelumnya
Kunjungan Sayuti kali ini merupakan kedatangannya yang kedua ke lokasi calon venue Muktamar ke-49. Ia sebelumnya telah melihat kawasan tersebut pada 2024.
Saat kunjungan pertama, area yang kini menjadi lokasi pembangunan masih berupa lahan kosong. Kondisinya kemudian mengalami perubahan cukup besar hingga kini telah berdiri dua bangunan yang diproyeksikan menjadi fasilitas utama Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Perubahan tersebut menjadi salah satu hal yang diapresiasi Sayuti. Ia menilai pencapaian pembangunan tidak hanya menunjukkan perkembangan secara fisik, tetapi juga mencerminkan kesungguhan pihak-pihak yang terlibat dalam mempersiapkan Muktamar.
Sayuti turut menyoroti kerja keras berbagai pemangku kepentingan yang terus terlibat dalam proses pembangunan. Menurutnya, kolaborasi dan konsistensi menjadi faktor penting untuk mewujudkan fasilitas yang dapat digunakan dalam agenda besar Muhammadiyah tersebut.
Persiapan Muktamar Perlu Dilakukan Sejak Dini
Sayuti menilai penyelenggaraan Muktamar dengan skala besar membutuhkan perencanaan yang tidak bisa dilakukan secara mendadak.
Meski Muktamar ke-49 baru akan berlangsung pada 2027, persiapan infrastruktur telah dilakukan sejak jauh sebelumnya. Menurut Sayuti, pola tersebut menunjukkan pentingnya membangun budaya perencanaan jangka panjang dalam organisasi.
Ia berharap Muhammadiyah dapat terus mempertahankan pola kerja yang terencana, terutama dalam menghadapi agenda besar yang membutuhkan koordinasi banyak pihak.
Ditargetkan Siap pada Awal 2027
Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, juga turut meninjau perkembangan pembangunan venue. Ia menyampaikan optimisme bahwa pengerjaan fasilitas tersebut dapat memenuhi target penyelesaian.
Berdasarkan rencana yang ada, venue Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di UMSU ditargetkan selesai pada awal 2027. Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, proses pembangunan diharapkan dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditentukan.
Anwar menilai keberhasilan penyelesaian venue nantinya akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Muhammadiyah di Sumatera Utara. Lebih dari itu, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan turut memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.
Pembangunan venue menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian persiapan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Dengan dukungan berbagai pihak, Sumatera Utara terus mempersiapkan diri untuk menyambut agenda besar yang akan berlangsung pada 2027.






