Friday, September 4, 2026
  • id
    • ar
    • en
    • id
Muktamar Muhammadiyah 49
  • Home
  • KABAR
  • OPINI
  • HUKUM ISLAM
  • MEDIA
  • SEJARAH
  • TOKOH
No Result
View All Result
  • Login
Muktamar Muhammadiyah 49
  • Home
  • KABAR
  • OPINI
  • HUKUM ISLAM
  • MEDIA
  • SEJARAH
  • TOKOH
No Result
View All Result
Muktamar Muhammadiyah 49
No Result
View All Result
Home Kabar

Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan Bakal Bahas Tantangan Generasi Muda hingga Isu Global

aisyah by aisyah
4 hours ago
in Kabar
Reading Time: 3 mins read
A A
Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan Bakal Bahas Tantangan Generasi Muda hingga Isu Global

Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan Bakal Bahas Tantangan Generasi Muda hingga Isu Global

Muktamar ke-49 Muhammadiyah yang akan berlangsung di Medan, Sumatera Utara, pada 2027 diproyeksikan menjadi ruang untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi umat dan masyarakat. Perubahan pola kehidupan generasi muda, dinamika hubungan internasional, ekonomi, hingga persoalan lingkungan menjadi sejumlah isu yang mendapat perhatian.

Salah satu persoalan yang dinilai semakin penting adalah perubahan cara generasi muda dalam memahami dan menjalankan kehidupan beragama. Perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial, telah mengubah cara anak muda memperoleh informasi sekaligus membentuk pandangan mereka terhadap berbagai persoalan keagamaan.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dadang Kahmad menilai perubahan tersebut perlu menjadi perhatian Muhammadiyah. Menurutnya, kehidupan generasi muda saat ini sangat dekat dengan teknologi informasi sehingga pola interaksi mereka dengan agama turut mengalami perubahan.

Kondisi tersebut kemudian melahirkan karakter keberagamaan yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Informasi keagamaan yang dahulu banyak diperoleh melalui lembaga atau tokoh agama kini dapat diakses dengan cepat melalui berbagai platform digital.

Digitalisasi Mengubah Cara Generasi Muda Beragama

Dadang melihat perkembangan teknologi turut membawa perubahan dalam hubungan antara generasi muda dan agama. Kemudahan memperoleh informasi membuat anak muda memiliki banyak sumber referensi dalam membentuk pemahaman keagamaannya.

Situasi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Muhammadiyah untuk menghadirkan pendekatan dakwah yang sesuai dengan karakter generasi digital.

Pembahasan mengenai persoalan tersebut dinilai penting karena generasi muda merupakan bagian strategis dalam keberlanjutan gerakan Muhammadiyah. Pendekatan keagamaan yang mampu menjawab perkembangan teknologi dan perubahan sosial menjadi salah satu kebutuhan yang semakin relevan.

Muktamar Tidak Hanya Membahas Persoalan Internal

Sekretaris PP Muhammadiyah M. Izzul Muslimin menyampaikan bahwa cakupan pembahasan Muktamar ke-49 akan lebih luas dari persoalan internal persyarikatan.

Dalam dialog Ruang Publik TVMU pada 6 September 2025, Izzul menjelaskan bahwa isu kebangsaan dan kemanusiaan juga menjadi bagian dari perhatian Muhammadiyah. Menurutnya, keputusan dan program yang dihasilkan Muktamar diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kehidupan masyarakat secara lebih luas.

Hal tersebut sejalan dengan perkembangan jaringan Muhammadiyah yang kini telah hadir di lebih dari 30 negara. Keberadaan jaringan tersebut membuat Muhammadiyah memiliki ruang untuk ikut merespons berbagai persoalan yang terjadi di tingkat internasional.

Izzul menilai dinamika dunia saat ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Persoalan kemiskinan, kelaparan, kerusakan lingkungan, hingga konflik antarnegara masih menjadi masalah yang membutuhkan perhatian bersama.

Muhammadiyah Perkuat Peran di Tingkat Global

Sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang keagamaan dan sosial, Muhammadiyah tidak membatasi perhatian hanya pada persoalan yang terjadi di dalam negeri.

Berbagai konflik dan ketidakstabilan yang muncul di sejumlah kawasan dunia juga menjadi bagian dari persoalan kemanusiaan. Karena itu, Muhammadiyah melihat pentingnya memberikan perspektif dan kontribusi terhadap isu-isu global, terutama yang berkaitan dengan kehidupan umat Islam dan kemanusiaan.

Muktamar ke-49 di Medan nantinya diharapkan dapat menjadi salah satu momentum untuk memperkuat peran tersebut. Muhammadiyah berencana menghadirkan sejumlah tokoh internasional yang memiliki pengaruh dan pengalaman dalam berbagai bidang.

Kehadiran tokoh dari luar negeri diharapkan dapat memperluas perspektif peserta sekaligus membuka ruang pertukaran gagasan mengenai persoalan dunia.

Ekonomi dan Lingkungan Ikut Jadi Perhatian

Selain isu keberagamaan generasi muda dan konflik internasional, pembahasan Muktamar juga akan mencakup berbagai persoalan lain yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat.

Bidang ekonomi, lingkungan, kebangsaan, serta isu kemanusiaan menjadi bagian dari tantangan yang perlu mendapat perhatian. Kompleksitas persoalan tersebut membuat Muhammadiyah perlu menyusun gagasan yang tidak hanya relevan untuk kebutuhan organisasi, tetapi juga mampu menjawab perubahan masyarakat.

Dengan jaringan yang semakin luas, Muktamar ke-49 diharapkan dapat menghasilkan arah gerakan yang mampu memperkuat kontribusi Muhammadiyah, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pelaksanaan Muktamar di Medan pada 2027 pun menjadi kesempatan bagi Muhammadiyah untuk merumuskan langkah strategis menghadapi perubahan zaman, sekaligus memperkuat peran organisasi dalam membangun kehidupan keagamaan, sosial, dan kemanusiaan yang berkemajuan.

Sumber: https://klikmu.co/bocoran-isu-muktamar-ke-49-muhammadiyah-ada-pola-keagamaan-anak-muda-hingga-konflik-internasional/

Tags: Agama dan TeknologiDadang KahmadDigitalisasi AgamaEkonomiGenerasi Muda MuhammadiyahIsu Global MuhammadiyahIsu KebangsaanIsu KemanusiaanKonflik InternasionalLingkunganM Izzul MusliminMedanmuhammadiyahMuhammadiyah Sumatera UtaraMuktamar ke-49 MuhammadiyahMuktamar Muhammadiyah 2027Muktamar Muhammadiyah MedanPP Muhammadiyahsumatera utara
ShareTweetPin
Previous Post

Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Sumatera Utara, Momentum Konsolidasi dan Syiar Kebangsaan

Next Post

Bukan Selalu di Jawa, Ini Pola Pemilihan Tuan Rumah Muktamar Muhammadiyah

Next Post
Bukan Selalu di Jawa, Ini Pola Pemilihan Tuan Rumah Muktamar Muhammadiyah

Bukan Selalu di Jawa, Ini Pola Pemilihan Tuan Rumah Muktamar Muhammadiyah

Haedar Nashir Tinjau Lahan 25 Hektare UMSU untuk Persiapan Muktamar ke-49

Haedar Nashir Tinjau Lahan 25 Hektare UMSU untuk Persiapan Muktamar ke-49

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

POPULER

Haedar Nashir Tinjau Lahan 25 Hektare UMSU untuk Persiapan Muktamar ke-49
Kabar

Haedar Nashir Tinjau Lahan 25 Hektare UMSU untuk Persiapan Muktamar ke-49

September 4, 2026
Bukan Selalu di Jawa, Ini Pola Pemilihan Tuan Rumah Muktamar Muhammadiyah
Uncategorized

Bukan Selalu di Jawa, Ini Pola Pemilihan Tuan Rumah Muktamar Muhammadiyah

September 4, 2026
Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan Bakal Bahas Tantangan Generasi Muda hingga Isu Global
Kabar

Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan Bakal Bahas Tantangan Generasi Muda hingga Isu Global

September 4, 2026
Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Sumatera Utara, Momentum Konsolidasi dan Syiar Kebangsaan
Kabar

Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Sumatera Utara, Momentum Konsolidasi dan Syiar Kebangsaan

September 3, 2026
Facebook X-twitter Instagram Youtube Tiktok

Kategori

Kabar

Tentang

Sejarah

Layanan

Informasi

Ekosistem

M-ID

Informasi

Kontak

© 2024 Muktamar Muhammadiyah

No Result
View All Result
  • Home
  • KABAR
  • OPINI
  • HUKUM ISLAM
  • MEDIA
  • SEJARAH
  • TOKOH

© 2024 Muktamar Muhammadiyah 49

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In