Persiapan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyambut Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah terus dilakukan. Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir bersama jajaran PP Muhammadiyah meninjau kawasan UMSU di Deli Serdang yang diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan fasilitas Muktamar pada 2027.
Peninjauan yang berlangsung Sabtu (18/5) tersebut dilakukan di atas lahan UMSU seluas sekitar 25 hektare. Kawasan ini dirancang untuk mendukung pengembangan kampus baru sekaligus menjadi lokasi pembangunan fasilitas yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan Muktamar ke-49.
Kunjungan tersebut menjadi salah satu langkah awal untuk melihat langsung kondisi kawasan sekaligus mematangkan perencanaan pembangunan venue Muktamar.
Lahan UMSU Disiapkan untuk Venue Muktamar
Haedar Nashir menjelaskan bahwa kawasan Deli Serdang memiliki area yang cukup luas untuk dikembangkan menjadi bagian dari kompleks kampus sekaligus mendukung kebutuhan penyelenggaraan Muktamar.
Pemetaan kawasan menjadi tahap penting agar pembangunan fasilitas nantinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan. Selain persoalan gedung, berbagai fasilitas pendukung juga perlu dipersiapkan mengingat Muktamar merupakan agenda besar yang melibatkan warga Muhammadiyah dari berbagai wilayah.
Pembangunan venue tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. Artinya, fasilitas yang dibangun tidak hanya digunakan selama Muktamar berlangsung, tetapi dapat terus dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan dan berbagai kegiatan lainnya.
Pengukuhan Panitia Perkuat Persiapan
Agenda kunjungan PP Muhammadiyah ke UMSU juga berkaitan dengan penguatan kesiapan organisasi menjelang Muktamar.
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pengukuhan Panitia Penerima dan Pelaksana Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. UMSU bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara mendapat amanah untuk mendukung penyelenggaraan Muktamar yang akan berlangsung di Sumatera Utara.
Kehadiran panitia menjadi bagian penting dalam memastikan persiapan berjalan secara terkoordinasi. Berbagai kebutuhan, mulai dari infrastruktur hingga pelaksanaan teknis, perlu dipersiapkan secara bertahap sebelum memasuki tahun penyelenggaraan.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan Rektor UMSU Agussani.
Haedar Ingatkan Pentingnya Kebersamaan
Di tengah persiapan fisik, Haedar menekankan bahwa kesiapan Muktamar tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas. Semangat kebersamaan di antara seluruh unsur Muhammadiyah juga perlu diperkuat.
Menurutnya, Muktamar harus dipersiapkan dengan kesungguhan dan keikhlasan serta tetap membawa semangat Islam berkemajuan. Nilai tersebut diharapkan menjadi landasan dalam menjalankan seluruh tahapan menuju Muktamar ke-49.
Haedar juga berharap Muktamar di Sumatera Utara dapat menjadi momentum yang memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya bagi warga Muhammadiyah di Indonesia, tetapi juga bagi jaringan Muhammadiyah di berbagai negara.
Muktamar Jadi Ruang Konsolidasi Persyarikatan
Sebagai forum permusyawaratan tertinggi Muhammadiyah, Muktamar memiliki posisi strategis dalam perjalanan organisasi. Agenda lima tahunan tersebut menjadi ruang untuk menentukan arah gerakan sekaligus melakukan proses regenerasi kepemimpinan.
Muktamar juga menjadi kesempatan bagi warga persyarikatan dari berbagai daerah untuk bertemu, membangun silaturahmi, dan memperkuat kolaborasi.
Besarnya skala kegiatan membuat kesiapan tuan rumah menjadi faktor penting. Ribuan perwakilan dari wilayah dan daerah Muhammadiyah diperkirakan akan terlibat, disertai kedatangan warga Muhammadiyah dari berbagai daerah.
UMSU dan PWM Sumut Siapkan Muktamar 2027
Penunjukan UMSU dan PWM Sumatera Utara sebagai bagian dari panitia penerima dan pelaksana Muktamar ke-49 menjadi amanah sekaligus kesempatan untuk menunjukkan kesiapan Sumatera Utara sebagai tuan rumah.
Pembangunan fasilitas di kawasan Deli Serdang menjadi salah satu bagian utama dari persiapan tersebut. Dengan luas lahan yang mencapai sekitar 25 hektare, kawasan ini diproyeksikan menjadi bagian penting dari pengembangan UMSU sekaligus mendukung kebutuhan Muktamar.
Persiapan yang dilakukan sejak jauh hari diharapkan dapat membuat seluruh kebutuhan Muktamar lebih terencana. Tidak hanya menghasilkan venue yang representatif, pembangunan kawasan tersebut juga diharapkan meninggalkan manfaat bagi pengembangan pendidikan dan masyarakat setelah Muktamar selesai.
Dengan dukungan PP Muhammadiyah, PWM Sumatera Utara, UMSU, dan berbagai pihak terkait, persiapan menuju Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah pada 2027 diharapkan terus berkembang hingga pelaksanaan nanti.
Sumber: https://muhammadiyah.or.id/2024/05/pimpinan-pusat-muhammadiyah-tinjau-lokasi-muktamar-ke-49-di-umsu/




