Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mulai memperkuat persiapan menuju Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang akan berlangsung di Kota Medan, Sumatera Utara, pada 2027 mendatang.
Sebagai perguruan tinggi yang dipercaya menjadi tuan rumah, UMSU melakukan berbagai langkah persiapan, termasuk menggali pengalaman dari penyelenggaraan Muktamar sebelumnya. Salah satunya dilakukan melalui kunjungan Rektor UMSU, Agussani, ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rabu (22/5).
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi UMSU untuk mempelajari berbagai pengalaman UMS dalam menyelenggarakan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Solo pada 2022.
Dalam penyelenggaraan sebelumnya, Rektor UMS Sofyan Anif dipercaya sebagai Ketua Penerima dan Pelaksana Muktamar ke-48. Pengalaman tersebut menjadi salah satu referensi penting bagi UMSU dalam menyiapkan agenda Muktamar ke-49.
UMSU Siapkan Penyelenggaraan Muktamar 2027
Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan Rektor UMSU Agussani sebagai Ketua Penerima dan Pelaksana Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Penunjukan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan menuju pelaksanaan Muktamar yang akan dipusatkan di Medan. Dengan amanah tersebut, UMSU bersama jajaran Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Sumatera Utara memiliki tanggung jawab untuk memastikan berbagai kebutuhan penyelenggaraan dapat dipersiapkan secara matang.
Pengalaman dari UMS diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi UMSU, terutama dalam mengelola kegiatan berskala nasional yang melibatkan peserta dari berbagai wilayah.
Muktamar Jadi Forum Menentukan Arah Organisasi
Muktamar memiliki posisi strategis dalam kehidupan Persyarikatan Muhammadiyah. Forum ini menjadi ruang permusyawaratan tertinggi untuk membahas berbagai persoalan organisasi sekaligus menentukan kebijakan dan arah gerakan Muhammadiyah untuk periode berikutnya.
Pelaksanaannya juga mempertemukan perwakilan Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi forum pengambilan keputusan, Muktamar menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat kolaborasi antarwarga persyarikatan.
Muktamar ke-49 nantinya akan membawa semangat yang sama dengan penyelenggaraan sebelumnya, sekaligus menjadi kesempatan bagi Sumatera Utara untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah.
Medan Bersiap Menjadi Tuan Rumah Muktamar
Penetapan UMSU sebagai tuan rumah Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah menjadi bagian dari sejarah baru bagi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Sumatera Utara.
Persiapan yang dilakukan sejak awal diharapkan dapat menghasilkan penyelenggaraan yang tertata dan memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta. Tidak hanya dari sisi teknis, Muktamar ke-49 juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, memperluas kolaborasi, serta menghadirkan gagasan strategis bagi perkembangan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Dengan dukungan berbagai pihak, penyelenggaraan Muktamar di Medan diharapkan dapat menjadi agenda besar yang meninggalkan manfaat bagi persyarikatan sekaligus masyarakat Sumatera Utara.





