Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang dijadwalkan berlangsung pada November 2027 di Kota Medan. Pembangunan venue utama menjadi agenda prioritas guna memastikan seluruh fasilitas siap digunakan sebelum hari pelaksanaan tiba.
Rektor UMSU, Prof. Akrim, menyampaikan bahwa pihaknya tengah membangun tiga fasilitas utama untuk mendukung penyelenggaraan Muktamar 49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Ketiga fasilitas tersebut adalah Auditorium Berkemajuan, Sport Hall Walidah, dan Masjid KH. Ahmad Dahlan, yang seluruhnya dibangun dalam satu kawasan kampus terpadu di Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Auditorium Berkemajuan disiapkan sebagai venue utama Muktamar 49 Muhammadiyah dengan kapasitas mencapai 7.500 orang, menjadikannya salah satu gedung terbesar milik Persyarikatan Muhammadiyah di Indonesia. Berdasarkan data terbaru, progres pembangunan auditorium ini telah mencapai sekitar 56 persen dengan realisasi anggaran sebesar Rp135 miliar dari total kebutuhan sekitar Rp235 miliar. Gedung ini ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2027, jauh sebelum pelaksanaan Muktamar berlangsung.
Sementara itu, Sport Hall Walidah yang menjadi venue utama Muktamar 49 ‘Aisyiyah dengan kapasitas 2.500 orang justru mencatatkan progres pembangunan yang lebih cepat, yakni sudah mencapai 88 persen dan ditargetkan selesai paling lambat September 2026. Kondisi ini membuat gedung khusus ‘Aisyiyah lebih dahulu siap digunakan dibandingkan gedung Muktamar Muhammadiyah.
Selain kedua gedung tersebut, kawasan yang sama juga tengah dibangun Masjid KH. Ahmad Dahlan dengan kapasitas antara 1.500 hingga 2.500 orang. Rektor UMSU menegaskan bahwa seluruh pembangunan ini nantinya akan menjadi bagian dari kampus terpadu UMSU yang dilengkapi area hijau berisi berbagai pohon buah, sehingga peserta dan penggembira Muktamar dapat merasa nyaman selama acara berlangsung.
UMSU bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara juga memanfaatkan momentum pembangunan ini untuk kegiatan organisasi lain. Sport Hall Walidah misalnya, direncanakan digunakan sebagai lokasi Milad ke-114 Muhammadiyah dengan estimasi 15.000 hingga 20.000 peserta hadir langsung di kawasan tersebut.
Persiapan menuju Muktamar 49 turut mendapat dukungan dari berbagai wilayah, salah satunya bantuan dana sebesar Rp1 miliar dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah yang diserahkan langsung untuk mendukung pembangunan auditorium. Dengan progres pembangunan yang terus berjalan sesuai target, UMSU optimistis seluruh venue utama akan siap digunakan tepat waktu untuk menyambut perhelatan akbar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah pada 2027 mendatang.




