Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara menyatakan kesiapannya untuk menyelenggarakan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah. Informasi ini disampaikan oleh Ketua PWM Sumatera Utara, Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, MA., dan Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Prof. Dr. Agussani, MAP., saat menghadiri pengajian Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Yogyakarta.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi telah menetapkan Sumatera Utara sebagai tuan rumah acara lima tahunan ini. Pimpinan Pusat juga menunjuk Prof. Dr. Agussani sebagai ketua panitia penyelenggara. Tahap awal persiapan mulai berjalan melalui pertemuan koordinasi antara pengurus tingkat pusat, wilayah, dan daerah.
Pembangunan Fasilitas Utama di Kawasan Sampali
Mengenai penempatan lokasi acara, Prof. Dr. Agussani menjelaskan adanya perubahan dari rencana awal. Panitia memindahkan pusat kegiatan dari Kampus Utama UMSU di Jalan Muhtar Basri, Medan, ke lahan milik UMSU seluas 25 hektar di wilayah Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Keputusan pemindahan ini diambil berdasarkan hasil diskusi dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Di lahan Sampali tersebut, UMSU akan membangun gedung auditorium berkapasitas 6.000 orang sebagai lokasi utama Muktamar Muhammadiyah. Di area yang sama, panitia menyiapkan gedung sporotorium berkapasitas 2.000 orang untuk lokasi Muktamar Aisyiyah. Pembangunan fasilitas fisik ini merupakan bagian dari rencana strategis UMSU untuk mendirikan kampus terpadu hingga tahun 2050. Sementara itu, proyek UMSU Tower tetap dikerjakan di lokasi Kampus Utama.
Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang
Panitia Muktamar juga telah melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk mempersiapkan infrastruktur penunjang. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menerima rencana kegiatan tersebut dengan positif dan siap memberikan dukungan.
Pada pertemuan itu, panitia dan pemerintah daerah secara khusus membahas penyediaan akses jalan raya menuju lokasi acara. Selain itu, kedua belah pihak juga merencanakan pengadaan saluran air bersih, perbaikan fungsi anak sungai, serta penataan lingkungan di sekitar kawasan Sampali agar siap menerima tamu dalam jumlah besar.
Dukungan Akses Transportasi dan Infrastruktur Tol
Pemilihan wilayah Deli Serdang sangat tepat karena memiliki akses transportasi yang memadai. Lokasi ini terhubung dengan jalur langsung ke Bandara Internasional Kualanamu, stadion berskala internasional, dan akses jalan tol dari Kota Medan.
Faktor pendukung lainnya adalah penyelesaian beberapa proyek jalan tol oleh pemerintah. Akses tol baru ini akan mempersingkat waktu perjalanan secara signifikan, contohnya perjalanan dari Kota Medan menuju kawasan wisata Parapat yang diperkirakan hanya memakan waktu sekitar dua jam. Panitia berharap penyelesaian seluruh infrastruktur ini selesai sebelum tahun 2027 untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan Muktamar ke-49. Koordinasi yang baik antara pengurus wilayah dan panitia penyelenggara akan menjadi kunci sukses pelaksanaan acara ini.






