Pembangunan venue Muktamar ke-49 Muhammadiyah-‘Aisyiyah di Sumatera Utara terus menunjukkan perkembangan. Gedung yang dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan Muktamar tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat kegiatan organisasi, tetapi juga dapat memberikan manfaat lebih luas bagi dunia pendidikan dan perekonomian masyarakat.
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menyampaikan harapan tersebut saat meninjau calon venue Muktamar ke-49 di Sumatera Utara pada 11 Januari. Dalam kunjungan itu, Salmah bersama jajaran PP ‘Aisyiyah melihat langsung perkembangan pembangunan dan berkoordinasi dengan pihak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Menurut Salmah, keberadaan gedung tersebut nantinya dapat menjadi salah satu ikon pendidikan. Manfaatnya diharapkan tidak hanya dirasakan oleh UMSU, tetapi juga masyarakat di Kabupaten Deli Serdang.
Selain mendukung kegiatan Muktamar ke-49 ‘Aisyiyah, Sport Hall Walidah juga diproyeksikan mampu menjadi daya tarik ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran peserta dan penggembira dari berbagai wilayah Indonesia selama Muktamar dinilai dapat membuka peluang bagi pelaku usaha lokal.
Salmah berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat keberadaan UMKM, termasuk UMKM binaan ‘Aisyiyah. Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi selama Muktamar, para pelaku usaha diharapkan dapat berkembang dan memiliki kesempatan lebih besar untuk memperluas pasar.
Tidak hanya dari sisi pendidikan dan ekonomi, Sport Hall Walidah juga diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat kegiatan keagamaan. Terlebih, fasilitas tersebut nantinya berada dalam lingkungan UMSU sehingga dapat mendukung berbagai aktivitas akademik, keagamaan, serta pengembangan dakwah.
Salmah juga berharap gedung tersebut menjadi tempat lahirnya berbagai gagasan dan ide baru serta menjadi ruang berkembangnya dakwah perempuan Islam berkemajuan di Sumatera Utara dan kawasan Bumi Andalas.
“Sehingga benar-benar gedung ini dirasakan keberadaannya, tidak hanya bagi ‘Aisyiyah, UMSU, tetapi juga bagi masyarakat di sekitarnya,” harap Salmah.
Sementara itu, Rektor UMSU, Agussani, menjelaskan perkembangan pembangunan Sport Hall Walidah telah mencapai sekitar 45 persen. Pembangunan terus dipantau agar berjalan sesuai dengan target yang telah ditentukan.
Menurut Agussani, pembangunan Sport Hall Walidah selanjutnya akan difokuskan pada pengerjaan bagian atap dan lapangan. Sementara itu, pembangunan Auditorium Berkemajuan UMSU saat ini masih berada di angka sekitar 33 persen.
Auditorium Berkemajuan membutuhkan tahapan pembangunan lebih lanjut karena selain dipersiapkan untuk kegiatan Muktamar, gedung tersebut nantinya akan digunakan sebagai fasilitas perkuliahan. Karena itu, diperlukan pembangunan sekat dan sejumlah ruang yang akan difungsikan sebagai ruang kelas serta fasilitas pendukung lainnya.
Dengan berbagai fungsi tersebut, venue Muktamar ke-49 di Sumatera Utara diharapkan dapat menjadi fasilitas yang memberikan manfaat jangka panjang bagi pendidikan, kegiatan keagamaan, UMKM, dan masyarakat sekitar.






