Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan komitmennya untuk mendukung penyelenggaraan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang akan digelar di Kota Medan pada November 2027. Dukungan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat persiapan pelaksanaan agenda nasional Muhammadiyah yang diproyeksikan menghadirkan peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, saat menerima audiensi Ketua Panitia Pusat Penyelenggara Muktamar ke-49 Muhammadiyah, Dr. H. Agung Danarto, M.Ag., bersama jajaran panitia di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (2/11/2026).
Dalam pertemuan itu, panitia Muktamar ke-49 menyampaikan perkembangan persiapan serta kebutuhan pelaksanaan Muktamar. Sebagai panita pusat penyelenggara, Agung Danarto menyambut positif keterbukaan pemerintah daerah yang siap memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurut Agung, Muktamar memiliki arti penting bagi Muhammadiyah karena menjadi forum permusyawaratan tertinggi organisasi dalam menentukan arah gerak dan kepemimpinan untuk periode selanjutnya. Persiapannya pun membutuhkan waktu panjang, termasuk penyediaan fasilitas yang memadai.
Ia menyebut Muktamar sebagai momentum istimewa bagi warga Muhammadiyah. Persiapan biasanya telah dilakukan jauh hari, bahkan hingga lima tahun sebelumnya, termasuk pembangunan gedung yang akan digunakan sebagai lokasi kegiatan.
Pembukaan Muktamar ke-49 direncanakan berlangsung di Stadion Teladan Medan, sedangkan persidangan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah akan dipusatkan di kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Panitia memperkirakan kegiatan ini dapat menghadirkan hingga satu juta pengunjung.
Selain agenda persidangan, Muktamar juga akan disertai Expo Pameran Ekonomi serta pertemuan internasional yang melibatkan perwakilan Muhammadiyah dari 30 negara dan organisasi Islam dunia. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Sumatera Utara sebagai daerah yang siap menyelenggarakan kegiatan berskala internasional.
Ketua Panitia Penerima Muktamar ke-49 sekaligus Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., turut mengapresiasi dukungan yang diberikan Gubernur Sumatera Utara. Ia menilai audiensi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antara panitia dan pemerintah daerah dalam mematangkan seluruh persiapan.
Akrim menjelaskan, panitia penerima saat ini terus mempercepat pembangunan sejumlah fasilitas utama, di antaranya Auditorium Berkemajuan dan Walidah Sport Center. Koordinasi dengan panitia pusat dan lokal juga terus diperkuat untuk memastikan kebutuhan penyelenggaraan dapat dipenuhi secara menyeluruh.
Tidak hanya dari sisi infrastruktur, UMSU juga mempersiapkan sistem penyelenggaraan berbasis teknologi digital. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah aplikasi MyMuktamar yang dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan kegiatan.
“Kami bertekad Muktamar Muhammadiyah 2027 bisa menjadi Muktamar digital berkelas dunia sesuai dengan visi dan misi UMSU dan itu sudah kita siapkan dalam bentuk aplikasi MyMuktamar,” kata Akrim.
Pengembangan MyMuktamar menjadi bagian dari komitmen UMSU dalam menghadirkan penyelenggaraan yang modern, terintegrasi, dan berorientasi internasional. Langkah ini sekaligus sejalan dengan visi UMSU menuju kampus digital berkelas dunia pada 2030.
Sementara itu, Bobby Nasution menegaskan bahwa Pemprov Sumut siap memberikan dukungan dan fasilitasi terhadap seluruh rangkaian kegiatan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Ia berharap penyelenggaraan agenda tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Bobby juga menilai pelaksanaan Muktamar di Medan berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Mobilisasi peserta dan pengunjung dalam jumlah besar diperkirakan akan meningkatkan aktivitas berbagai sektor, mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner, perdagangan hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai wilayah Indonesia dan luar negeri dapat memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat Sumatera Utara.
Dengan dukungan pemerintah daerah, penguatan koordinasi panitia, pembangunan fasilitas, serta pengembangan teknologi digital, persiapan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah terus menunjukkan perkembangan.
Penyelenggaraan Muktamar di Medan diharapkan tidak hanya menjadi momentum penting bagi perjalanan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, tetapi juga memperluas jejaring internasional, meningkatkan daya tarik Sumatera Utara, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.






