Persiapan penyelenggaraan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Sumatera Utara terus dimatangkan melalui koordinasi antara panitia pusat dan panitia penerima. Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus Ketua Panitia Pusat Pelaksana Muktamar ke-49, Agung Danarto, menyampaikan optimisme bahwa agenda lima tahunan tersebut dapat terlaksana dengan sukses.
Optimisme itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Panitia Pusat bersama Panitia Penerima Muktamar ke-49 Muhammadiyah yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Medan, Senin (2/11/2026).
Sebelum menggelar rapat koordinasi, kedua panitia telah melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan diterima langsung oleh Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution. Pertemuan tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Muktamar.
Agung Danarto menilai dukungan pemerintah provinsi merupakan modal penting dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan, terutama koordinasi teknis yang berkaitan dengan rangkaian kegiatan Muktamar, termasuk agenda pembukaan.
Selain dukungan pemerintah, ia juga mengapresiasi kesiapan sumber daya manusia yang terlibat dalam kepanitiaan. Pengalaman Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara dinilai menjadi salah satu faktor yang memperkuat keyakinan bahwa daerah ini mampu menjadi tuan rumah kegiatan berskala besar.
Ia menjelaskan, kehadiran panitia pusat dalam koordinasi tersebut tidak hanya untuk memantau perkembangan persiapan, tetapi juga memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar penyelenggaraan. Pengawasan melalui mekanisme quality control menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas pelaksanaan Muktamar.
Melalui pertemuan ini, panitia pusat dan penerima diharapkan dapat menyelaraskan program kerja, memperkuat koordinasi, serta mengantisipasi berbagai kebutuhan sebelum pelaksanaan Muktamar pada 2027 mendatang.
Wakil Ketua Panitia Pusat Muktamar ke-49 sekaligus Ketua PP Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman, turut mengingatkan pentingnya percepatan kerja seluruh bidang kepanitiaan. Menurutnya, waktu persiapan yang tersedia perlu dimanfaatkan secara optimal agar setiap kebutuhan dapat diselesaikan sesuai target.
Ia meminta seluruh bidang segera merumuskan program kerja dan memastikan pembagian tugas berjalan efektif. PP Muhammadiyah juga menargetkan seluruh persiapan penyelenggaraan telah rampung dua bulan sebelum Muktamar dilaksanakan.
Sementara itu, Ketua PWM Sumatera Utara, Hasyimsyah Nasution, menekankan bahwa penyelenggaraan Muktamar membutuhkan keterlibatan dan kerja sama berbagai pihak. Dukungan pemerintah daerah serta instansi terkait diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai harapan.
Ia berharap pelaksanaan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Sumatera Utara nantinya tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dengan penguatan koordinasi antara panitia pusat dan penerima, dukungan pemerintah daerah, serta kesiapan sumber daya manusia, persiapan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Sumatera Utara diharapkan semakin matang. Agenda ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkuat kontribusi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah bagi masyarakat dan kemajuan daerah.





