Persiapan pembangunan fasilitas yang akan mendukung pelaksanaan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Sumatera Utara mendapat perhatian dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan meninjau langsung kawasan calon venue Muktamar di kompleks Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Deli Serdang, Sabtu (1/2).
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peninjauan rencana pengembangan calon Kampus 4 UMSU. Fauzan hadir bersama Rektor UMSU Agussani dan Kepala LLDikti Wilayah I Sumatera Utara Saiful Anwar Matondang.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, Fauzan memberikan apresiasi terhadap persiapan pembangunan yang ditargetkan dapat mendukung penyelenggaraan Muktamar pada 2027.
Venue Muktamar Didorong Gunakan Konsep Ramah Lingkungan
Dua fasilitas yang dipersiapkan di kawasan tersebut, yakni Gedung Auditorium Berkemajuan dan Sport Hall, diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan kegiatan berskala besar, tetapi juga menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Fauzan mendorong agar desain bangunan memperhatikan aspek lingkungan, termasuk pemanfaatan energi terbarukan. Menurutnya, konsep tersebut penting diterapkan dalam pembangunan fasilitas pendidikan dan gedung modern.
Selain ramah lingkungan, ia berharap fasilitas yang dibangun dapat mengarah pada kemandirian energi. Dengan konsep tersebut, bangunan tidak hanya memiliki fungsi representatif, tetapi juga mampu menjadi contoh penerapan teknologi dan pembangunan berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Perguruan Tinggi Harus Dekat dengan Masyarakat
Dalam kesempatan yang sama, Fauzan mengingatkan pentingnya peran Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dalam menjawab persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Menurutnya, kampus tidak seharusnya hanya berfokus pada aktivitas akademik di lingkungan internal. Perguruan tinggi perlu membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat serta berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan nyata.
Ia menilai transformasi pendidikan tinggi harus diarahkan pada peningkatan mutu sekaligus kebermanfaatan. Perguruan tinggi yang unggul, menurutnya, bukan hanya dinilai berdasarkan capaian akademik, tetapi juga dari kontribusinya terhadap masyarakat.
Dorong Program Studi Tingkatkan Daya Saing Lulusan
Fauzan juga membagikan pengalamannya ketika memimpin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), terutama dalam mengembangkan pusat keunggulan yang berbasis pada program studi.
Menurutnya, perguruan tinggi masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi khusus. Karena itu, pengembangan keunggulan pada bidang tertentu menjadi penting untuk dilakukan secara berkelanjutan.
Ia mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat program studi yang memiliki potensi meningkatkan daya saing lulusan. Spesialisasi juga dinilai diperlukan agar kompetensi yang dimiliki lulusan semakin sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.
Penguatan tersebut diharapkan dapat membuat lulusan perguruan tinggi memiliki keahlian yang lebih spesifik sekaligus mampu bersaing dalam lingkungan kerja yang semakin kompetitif.
UMSU Harapkan Dukungan Pemerintah
Sementara itu, Rektor UMSU Agussani menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terhadap pengembangan pendidikan tinggi Muhammadiyah.
Menurutnya, dukungan pemerintah memiliki arti penting dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi Muhammadiyah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Utara.
Peninjauan calon venue Muktamar tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju pelaksanaan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah pada 2027.
Selain menjadi fasilitas untuk mendukung agenda Muktamar, kawasan tersebut diproyeksikan menjadi bagian dari pengembangan UMSU ke depan. Karena itu, pembangunan diharapkan mampu menggabungkan kebutuhan penyelenggaraan kegiatan berskala besar dengan fungsi pendidikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Dengan konsep pembangunan berkelanjutan serta penguatan kualitas pendidikan, kawasan calon Kampus 4 UMSU di Deli Serdang diharapkan dapat menjadi salah satu fasilitas penting bagi perkembangan pendidikan tinggi Muhammadiyah di Sumatera Utara.






